Nasi timbel dan pecel merupakan salah satu makanan favorit yang sangat ane sukai. Pada 12 November 2015 sempat pulang ke Rumah entah karena alasan apa. But, seperti biasa disana digubuk kecil tempat keluargaku tinggal selalu ada keluarga kecilku Mamah, Bapa, dan Ade yang jarang kemana-mana. Alhamdulillah digubuk kecil tersebut sempat merasakan nyamannya tidur dimalam hari dan hangatnya mentari pagi meskipun cuma sehari.
![]() |
| Nasi Timbel dan Pecel |
Tak kuat menahan rasa haru ketika hari ini Sabtu, 14 November 2015 pukul 01.05 WIB ane ingat kalo ane dibekali Nasi timbel dan pecel tersebut. Ane ingat makanan tersebut suruh dimakan sebelum Isya supaya sayuran pecelnya tidak lengket dan tidak bau asem. Harusnya, makanan tersebut matang sekitar 1 Jam sebelum ane berangkat ke Majenang. Tapi, karena perjuangan seorang Ibu yang sangat luar biasa dan ingin membekalkan makanan kesukaannya, makanan tersebut bisa matang hanya dalam selang waktu ditinggal mandi yang tidak lebih dari 15 menit sehingga sempat untuk dibawakan ke ane.
Terimakasih ibu atas semua perjuanganmu. Makanannya udah termakan dan rasanya begitu nikmat. Sehat-sehat dan baik-baik dirumah ya mah. Do'akan anakumu untuk selalu berjuang dan mengais rizqi yang halal. Semoga kelak aku mendapatkan seorang wanita sepertimu. Seorang wanita yang tak pernah mengeluh dalam keadaan apapun tentangku. Seorang wanita yang selalu ada ketika aku dalam posisi paling bawah sekalipun.

0 komentar:
Posting Komentar